X
SMS. +639158145777       Telepon. +639278877777       Blackberry. 26343779      

Nesta Desak Investasi AC Milan

Update Terakhir: January 1, 2014

Nesta Desak Investasi AC Milan

Nesta Desak Investasi AC Milan

Mantan pemain tim nasional Italia itu yakin dan percaya bahwa presiden klub AC Milan yaitu Silvio Berlusconi harus segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan revitalisasi tim, sama seperti yang sedang berusaha untuk dilakukan oleh pemilik Inter Milan yang baru yaitu Erick Thohir. Mantan bek AC Milan yaitu Alessandro Nesta telah meminta kepada presiden klub yaitu Silvio Berlusconi untuk memberikan investasi kepada klub untuk segera melakukan revitalisasi atas peruntungan mereka. Mantan pemain bintang asal Italia itu telah merasakan gelar juara Scudetto sebanyak dua kali dan juga meraih gelar juara Liga Champions sebanyak dua kali jugadi 10 tahun banyak trofi bersama dengan Rossoneri akan tetapi telah keberuntungan klub harus mengalami satu penurunan yang sangat tajam semenjak kepergian pemain tersebut pada tahun 2012.

Milan hanya berhasil mengumpulkan 17 poin dari 19 pertandingan yang sudah mereka jalani di Liga Serie A Italia pada musim ini dan Nesta telah mendesak Berlusconi untuk melakukan satu investasi yang signifikan untuk membantu klub keluar dari penurunan prestasi ini. “Itu sudah bisa ditebak apa yang akan terjadi nantinya. Akan ada perubahan generasi yang akan mengambil tempat di semua level.” “Berlusconi harus kembali secara penuh waktu, dengan gairah dan juga keahliannya. Untuk bisa mendatangkan pemain besar yang mana akan membutuhkan investasi, seperti yang terjadi di masa lalu.”

Rival sekota AC Milan yaitu Inter Milan, sedang diprediksi akan menjalani satu transisi yang sangat berat setelah pengusaha asal Indonesia yaitu Erick Thohir, telah menyelesaikan proses pengambilalihan klub dan Nesta berpendapat bahwa investasi tersebut sangat penting bagi kesehatan masa depan sepak bola Italia. “Kami terbiasa dengan gagasan ‘made ​​in Italy’ dalam sepakbola Italia. Di Inggris, kedatangan modal yang besar membuat Liga Premier menjadi kaya dan lebih menarik.” “Pasti (investasi diperlukan). Hal ini sangat memalukan untuk melihat tim kami gagal untuk bisa lolos ke babak pertama Piala Eropa.” Mengalihkan perhatian dirinya kembali ke perburuan gelar juara Liga Serie A Italia, Nesta merasa bahwa, meskipun ancaman yang muncul dari Roma pada musim ini, gelar ini sekali lagi untuk Juventus.

“Juventus akan menang lagi pada tahun ini, seperti biasa. Mereka terlalu kuat. Roma memang memberikan suatu ancaman (dan juga) Napoli, Inter, dan Fiorentina tidak akan menyerah akan tetapi Juventus tidak bisa kehilangan gelar ini.” Akhirnya, Nesta memberikan pujian kepada mantan rekan sesame pemain tim nasional Italia yaitu Francesco Totti dan memberikan dukungan kepada bintang Roma itu untuk terus bermain selama beberapa tahun yang akan datang. Dia adalah juara terhebat di dalam sepak bola Italia. Saya pikir dia bisa bermain di level ini sampai dia berusia 45. Dia adalah seorang profesional yang patut dicontoh.”